Cara Merawat Dan Menjaga Bearing Industri Agar Tetap Pada Fungsinya
Cara Merawat Dan Menjaga Bearing Industri Agar Tetap Pada Fungsinya

Cara Merawat Dan Menjaga Bearing Industri Agar Tetap Pada Fungsinya

Dalam setiap kegiatan perindustrian tentu saja akan menggunakan alat-alat yang mana sebagian besar dari alat tersebut memiliki komponen yang disebut dengan bearing. Bearing industri adalah salah satu komponen terpenting pada suatu mesin. Terlebih pada proses industri mesin-mesin tersebut digunakan setiap hari tanpa istirahat.

Dengan begitu, bearing akan mudah rusak dan akan mengakibatkan gangguan dalam proses industri. Dari hal tersebut mesin dan alatnya harus terus dirawat dengan cara yang benar, termasuk pada bearingnya. Berikut adalah cara merawat bearing industri agar bisa awet dan tahan lama.

Contoh perawatan pada bearing

Yang pertama dengan melakukan lubrikasi atau gase up terhadap bearing. Hal ini biasanya dilakukan terhadap bearing yang mempunyai housing. Yang kedua dengan melakukan lubrikasi spray terhadap tipe bearing yang tidak memiliki housing. Selanjutnya adalah dengan selalu melakukan pemeriksaan kondisi fisik bearing saat mesin sedang mati dan tidak beroperasi. Selain itu dengan melakukan pengecekan kondisi bunyi atau keberisikan mesin tersebut pada saat mesin bekerja juga merupakan salah satu cara menentukan perawatan yang tepat. Juga untuk mengetahui apakan kondisi bearing baik-baik saja atau tidak.

Dengan melihat cara kerja bearing yang bersinggungan dan bergesekan dengan ditambah beban dan tekanan, maka bearing akan sangat membutuhkan pelumas. Pelumasaan antara ball dengan lintasannya akan berfungsi untuk mencegah terjadinya pengausan karena gesekan yang terjadi secara langsung tersebut.

Cara pemasangan bearing dengan tepat

Selain pada saat bearing sudah berfungsi, cara pemasangan bearing yang benar juga akan memengaruhi keawetan bearing tersebut. Terdapat tiga cara dalam pemasangan atau penggantian bearing, diantaranya dengan cara mekanik, termal, dan hidrolik.

Melakukan pemasangan dengan cara mekanikal akan membutuhkan beberapa alat mekanikal seperti palu dan drift, mekanikal puller, mekanikal ekstraktor, dan treker. Pemasangan dengan cara ini bisa dilakukan oleh orang yang profesional.

Selanjutnya pemasangan atau penggantian dengan cara thermal. Pemasangan atau penggantian ini adalah dengan cara menaikan suhu delapan puluh derajat hingga seratus derajat celcius untuk mempermudah proses penggantian atau pemasangan tersebut.

Yang ketiga adalah pemasangan atau penggantian dengan cara hidrolik. Pemasangan dengan cara hidrolik ini akan menggunakan alat berupa hidrolik press atau hidrolik puller.

Dengan proses pemasangan atau penggantian yang benar, maka akan menjadi langkah awal dalam menjaga bearing dalam mesin agar tetap awet dan dapat difungsikan dengan baik.

Berikut adalah beberapa cara perawatan bearing terlebih adalah bearing industri yang terus menerus digunakan. Dengan perawatan yang benar makan bearing dan mesin akan tetap terjaga. Bukan hanya pada alat industri tentunya, pada alat dan mesin di rumah yang sering kita gunakan juga harus dirawat dengan baik dan benar agar tetap awet dan berfungsi secara baik. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *