Rumus Menghitung Angsuran Kredit Tanpa Menggunakan Kalkulator Kredit
Rumus Menghitung Angsuran Kredit Tanpa Menggunakan Kalkulator Kredit

Rumus Menghitung Angsuran Kredit Tanpa Menggunakan Kalkulator Kredit

Bila kamu hendak melakukan pinjaman uang, hendaknya untuk menghitung angsuran yang harus kamu bayarkan dengan kalkulator kredit. Kalkulator kredit merupakan sebuah simulasi yang menggambarkan jumlah cicilan yang harus kamu bayarkan berdasarkan pokok pinjaman, jangka waktu, hingga bunga angsuran.

Namun bagi kamu yang ingin mencoba menghitung angsuran sendiri, berikut ini kami paparkan cara menghitung angsuran kredit dengan mudah tanpa menggunakan kalkulator kredit:

  • Bunga Flat

Sistem perhitungan suku bunga ini selalu sama setiap bulannya. Sehingga, kamu diharuskan untuk membayar angsuran dengan total yang sama di tiap bulannya. Biasanya, angsuran dengan bunga flat ditemui pada penyedia kredit jangka pendek seperti kredit kendaraan bermotor, barang elektronik, ataupun kredit tanpa agunan.

Sistem perhitungan suku bunga flat seperti pada contoh berikut ini:

Si A ingin mengajukan pinjaman uang sebesar Rp 3.000.000. Pinjaman tersebut harus diangsur selama 12 bulan dengan bunga per tahun sebesar 5% (0.42% per bulan).

Angsuran pokok per bulan = Rp 3.000.000 / 12 = Rp 250.000

Angsuran bunga per bulan = 0.42% x Rp 3.000.000 = Rp 12.600

Total angsuran per bulan = Rp 250.000 + Rp 12.600 = Rp 262.600

Jadi, si A harus membayar angsuran sebesar Rp 262.600 tiap bulannya.

  • Bunga Efektif

Bunga efektif adalah bunga yang perhitungan suku bunganya mengacu pada sisa angsuran yang belum dibayarkan. Bunga jenis ini memiliki tenor yang lebih panjang, bahkan bisa mencapai puluhan tahun lamanya. Biasanya, bunga tenor ditemui pada kredit properti seperti rumah, tanah, hingga kredit investasi lainnya.

Sistem perhitungan suku bunga efektif seperti pada contoh berikut ini:

Si B ingin mengajukan pinjaman uang sebesar Rp 300.000.000. pinjaman tersebut harus diangsur selama 48 bulan dengan bunga per tahun sebesar 12% (1% per bulan).

Angsuran pokok per bulan = Rp 300.000.000 / 48 = Rp 6.250.000

Angsuran bunga di bulan ke-1 = Rp 300.000.000 x 1% = Rp 3.000.000

Total angsuran pada bulan ke-1 = Rp 6.250.000 + Rp 3.000.000 = Rp 9.250.000

Sisa angsuran setelah bulan ke-1 = Rp 300.000.000 – Rp 9.250.000 = Rp 290.750.000

Angsuran bunga di bulan ke-2 = Rp 290.750.000 x 1% = Rp 2.907.500

Total angsuran pada bulan ke-2 = Rp 6.250.000 + Rp 2.907.500 = Rp 9.157.500

Sisa angsuran setelah bulan ke-2 = Rp 290.750.000 – Rp 9.157.500 = Rp 281.592.500

Dan seterusnya.

Demikian cara menghitung bunga angsuran tanpa menggunakan kalkulator kredit. Meskipun demikian, penghitungan seperti contoh di atas merupakan perhitungan yang tergolong masih sederhana. Ada baiknya untuk bertanya langsung kepada pihak penyedia kredit perihal perhitungan angsuran yang lebih jelas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *